“Hiduplah untuk memberi sebanyak banyaknya, dan bukan hidup untuk menerima sebanyak-banyaknya”
(Pak Harfan)
Saya baru nonton film Laskar Pelangi kemarin. Film ini kembali jadi tetesan embun dalam dahaga dunia perfilman Indonesia.
Dahaga secara substantif, nilai, esensi.
Coba hitung, berapa persentase film cinta, film horor, dan film mendidik di studio21 ?
Ya sudah, pokonya tonton deh, maju terus dunia persilatan Indonesia, eh, perfilman!


Ah, cinta itu esensial juga lho.
Komentar oleh Andhika Nugraha — Oktober 2, 2008 @ 10:39 pm |