Catatan Acak Muhammad Yorga

November 4, 2008

Gandeng: Pro-Kontra RUU Pornografi

Diarsipkan di bawah: Curhat yang Tak Perlu dibaca — muhammadyorga @ 11:52 am

Yap,

Saya orangnya moody, terkadang jadi pengamat yang panjang lebar penuh pemaparan, terkadang hanya menyuarakan pendapat dalam kepala tanpa argumen yang jelas. Persoalan ini mengacu pada yang terakhir.

Poinnya, saya jemu dengan pro-kontra UU pornografi, saya  bersimpatik dengan orang-orang yang sujud syukur saat UU pornografi disahkan (walau belum tentu tahu apa isi UUnya), saya setuju dengn argumen logis yang saya baca di sini, walupun saya sendiri mafhum dengan walk-outnya Fraksi PDI-P dan PDS pada pleno pengesahan UU itu (Dalam masyarakat prural yang terlampau “jahiliyah” kebebasan berekspresi dengan moral-etika adalah sisi mata uang yang berlainan)

Tapi saat sistem telah disepakati, saya sangat takut ini formalitas.

Ingatkah Anda dengan PERDA K3 nya Dada Rosada?

Saya bukan pesimis, hanya tidak menutup mata bahwa bakal ada indikasi ke arah sana.

Yang jelas, semua pihak seharusnya bahu-membahu mendukung aturan yang telah disepakati: suka atau tidak suka.

Bukannya menghabiskan energi. Protes padahal tau aturan takkan ditarik lagi, atau saat kemungkinan terburuk terjadi (UU menjadi sekadar formalitas) pihak kontra bilang: “Tukan, sudah saya bilang” atau pihak pro bilang: “setelah melihat kondisi lapangan memang sulit saat kita realisasikan” (Seperti kata Dada mengenai Perda K3nya).

Okey, Buang Miyabi atau American Pie mu, mari tegakkan yang HAQ!

& Komentar »

  1. ya, urang yakin inilah cuman formalitas. lagian ceuk urg mah prostitsi, pornografi, judi gakan bsia diilangin kok, pasti ada terus disetiap bgelahan dunia, terutama di indonesia pun sama aja.
    ceuk urg mah ruu, dan uu pornografi g begitu penting, soalna ti jamanb baheula ge euweuh nu kieu, ieu ada karena campur tangan org2 yang mengatasnamakan diri mereka “islam” terlalu dalam dan banyak, jadina kieu.
    ieu negara indonesia, berpegang teguh pada pancasila dan uud. kalo dicampuradukan ya kurg baik juga, karena indonesia terdiri dari berbagai macam budaya, uu pornografi bahaya ceuk urg mah BAHAYA, bisa memecah belah bangsa.
    urg sih punya “fakta”, yang mungkin g banyak org tau, tapi mungkin sudah banyak yg menerka.
    bahwa ormas2 islam yg merusak, mengacau (tau lah kamu apa aja meureun) dan semacam al qaeda, adalah orang2 nya, antek2 nya amerika, amerika tuh pinter “maling teriak maling”, buat menghancurkan islam, dan INDONESIA (yeah, urg tau amerika sangat ingin menguasai indonesia karena berbagai hal). dan urg pernah mendengar kesaksian dri org yg mau dijadiin teroris, usul punya usul, dananya dri amerika. UNTUK? ya merusak indonesia2 juga ujungnya, da ARAB mah geus rusak.

    Komentar oleh arses — November 7, 2008 @ 6:26 am | Balas

  2. pancasila… hehe maaf tolong ada yang bisa menjelaskan bagian mana yang mengatur tentang materi etika.
    maaf sekali lagi saya terlalu bodoh dengan pancasila.
    pancasila bukan turun dari langit bukan..
    produk manusia juga rentan kesalahan bukan?
    saya pingin sekali belajar filosofi pancasila agar ntuh biar kagak dibilang pengkhianat bangsa.. atau diusir dari negara ini hidup-hidup.. hehehehe

    Komentar oleh Millaners — November 22, 2008 @ 5:09 am | Balas

  3. jawabannya mungkin sama dengan bagaimana Pancasila mengatur ketertiban berlalu lintas atau bagaimana Pancasila mengatur hukuman mati.

    Kenapa Anda begitu mempermasalahkan akar etika dalam Pancasila?

    Seperti telah saya bilang, case closed mengenai gugatan, latar belakang, atau efek UU pornografi.

    Yang terpenting sekarang bagaimana upaya semua ihak menjadikannya tidak formalitas

    Begitu.

    Saya juga ga paham P4 ko

    Komentar oleh muhammadyorga — November 24, 2008 @ 1:40 pm | Balas


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.